Studi ini adalah sebuah kemajuan dalam memahami cara kerja bau badan. Dengan demikian, mereka pun dapat melakukan pengembangan obat untuk menghentikan bau badan di sumbernya tanpa merusak mikrobioma ketiak.
Sebenarnya, setiap orang mempunyai kelompok bakteri yang berbeda bergantung pada mikrobioma kulit masing-masing. Tetapi, mereka menemukan satu mikroba yang berperan penting dalam menciptakan bau badan, yaitu Staphylococcus hominis,
Enzim bau badan yang ditemukan dalam bakteri ini sudah ada sejak lama, bahkan sebelum kemunculan Homo Sapiens sebagai spesies.
Ternyata, penemuan ini berdampak bagi para produsen barang industri rumah tangga, seperti Unilever.
“Penelitian ini membuka mata kita. Sangat menarik kita bisa menemukan enzim pembentuk bau badan yang ada pada bakteri tertentu dan ternyata sudah berevolusi 10 juta tahun lalu,” sebut Dr. Gordon James dari Unilever.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.