Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Uji Klinis Fase 3 Vaksin Covid-19 Bakal Dimulai, Begini Tahapannya

Wilda Fajriah , Jurnalis-Jum'at, 07 Agustus 2020 |06:04 WIB
Uji Klinis Fase 3 Vaksin Covid-19 Bakal Dimulai, Begini Tahapannya
Ilustrasi. (Foto: RFI)
A
A
A

UJI klinis pertama vaksin Covid-19 di Indonesia bakal dilakukan mulai 11 Agustus 2020. Bio Farma berkolaborasi dengan Universitas Padjajaran dan Sinovac Research & Development Co. Ltd, China, dalam pengembangan uji klinik fase 3 vaksin, sebelum diedarkan secara massal.

Nah, di tengah persiapan uji klinis, mungkin salah satu dari Anda penasaran dengan isi Vaksin Sinovac Made in China. Vaksin Sinovac ini merupakan vaksin inactivated SARS-Cov-2, yang terbuat dari virus yang dimatikan. Vaksin ini sebelumnya telah melalui uji klinik fase 1 dan 2.

Baca Juga: Badan POM Angkat Bicara soal Obat Covid-19 Hadi Pranoto

vaksin

Di Indonesia, uji klinis akan dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran bersama Badan Litbangkes.

Menurut informasi yang didapat dari Juru Bicara Tim Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Unpad Dokter Rodman Tarigan Spa K, M.Kes, uji klinik fase 3 rencananya akan dilakukan pada 11 Agustus mendatang dan membutuhkan 1620 relawan.

"Rencananya pada tanggal 11 Agustus akan dilakukan seleksi awal pemeriksaan kesehatan, informed consent, dan rapid test-PCR," ujar Dokter Rodman, saat dihubungi Okezone, baru-baru ini.

Relawan yang bersedia mengikuti uji klinik fase 3 ini diharapkan tidak melakukan perjalanan ke luar kota dan tetap berada di Kota Bandung hingga masa penelitian selesai. Dokter Rodman juga menjelaskan manfaatnya saat relawan rela disuntuk vaksin Covid-19 buatan China ini.

Apa saja sih? Berikut penjelasan selengkapnya, ditulis Okezone Jumat (7/8/2020).

1. Sebelum penelitian dimulai, relawan akan mendapatkan pemeriksaan apus tenggorokan dan rapid test Covid-19 secara cuma-cuma.

2. Peserta dalam penelitian ini mungkin akan mendapat manfaat kekebalan terhadap penyakit Covid-19. Bagi relawan yang menerima plasebo akan mendapatkan vaksinasi SARS-CoV-2 setelah vaksin didaftarkan.

Namun, relawan kemungkinan tidak mendapat manfaat kekebalan terhadap penyakit Covid-19 sehingga perlu tetap menerapkan physical distancing dan protokol pencegahan lainnya.

3. Kesehatan relawan akan dipantau oleh petugas penelitian secara teratur selama jalannya penelitian (hingga 6 bulan setelah pemberian vaksin terakhir) dan dilindungi dengan asuransi kesehatan.

(Dewi Kurniasari)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement