Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Tahapan yang Harus Dilalui Relawan Vaksin Covid-19 Selama Uji Klinis

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 06 Agustus 2020 |11:51 WIB
7 Tahapan yang Harus Dilalui Relawan Vaksin Covid-19 Selama Uji Klinis
Ilustrasi. (Freepik)
A
A
A

VAKSIN Covid-19 rencananya akan diproduksi pada awal 2021. Dengan target tersebut, sudah seyogyanya peneliti mulai melakukan uji klinis ke manusia mulai dari sekarang.

Ketua Tim Riset Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Prof Dr dr Kusnandi Rusmil, SpA(K), MM menjelaskan, vaksin Covid-19 pertama akan disuntikkan pada 11 Agustus 2020. Imunisasi uji klinis tersebut dilakukan di 6 lokasi yang berbeda.

Baca Juga: 11 Agustus Vaksin Covid-19 Mulai Disuntikkan, Gimana Sih Prosedurnya?

imunisasi

Ya, dua lokasi dilakukan di Universitas Padjajaran, 4 lainnya di puskesmas yang berada di wilayah Bandung. Empat puskemas yang akan dijadikan tempat vaksinasi adalah Puskesmas Sukapakir, Puskesmas Dago, Puskesmas Ciumbuleuit, dan Puskesmas Garuda.

"Kami sudah siap melakukan uji klinis vaksin Covid-19 tahap 3," kata Prof Kusnandi saat konferensi pers Kickoff Meeting dan Simulasi Uji Klinik Vaksin Covid-19 melalui Live Instagram @bpom_ri, Kamis (6/8/2020).

 

Terkait dengan bagaimana prosedur uji klinis tahap 3 vaksin Covid-19, Prof Kusnandi menjabarkannya sebagai berikut:

1. Tiga hari sebelum penyuntikkan vaksin Covid-19, subjek penelitian akan dilakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah dia layak atau tidak mendapatkan vaksin.

2. Pemeriksaan itu bukan hanya dengan sampel darah, melainkan pemeriksaan PCR Test Covid-19. (Untuk hasil PCR, bisa diketahui dalam 2 hari).

3. Jika subjek lolos uji pemeriksaan kelayakan, maka vaksin siap disuntikkan.

4. Subjek penelitian akan disuntikkan dua kali vaksin Covid-19 dengan jarak 14 hari dari hari pertama vaksin disuntikkan.

5. Menjadi catatan, pengambilan darah subjek penelitian dilakukan sebanyak 3 kali selama masa pengujian.

6. Sekira 1.620 subjek penelian tidak keseluruhan disuntikkan vaksin Covid-19, melainkan 50% mendapat vaksin, 50% lainnya mendapat placebo.

7. Subjek penelitian akan diamati selama 7 bulan lamanya. Dari waktu tersebut, nantinya akan diketahui hasil efektivitas vaksin Covid-19.

(Dewi Kurniasari)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement