Baca Juga : 4 Tips Menyimpan Daging Kurban agar Kualitasnya Terjaga
IP langsung dilacak dan segera setelah Sharma mencoba menghapus lebih banyak data, pihak berwajib langsung menangkapnya. Ahli perangkat lunak itu ditangkap di Maujpur Lama pada Kamis pekan lalu.
Kepada pihak kepolisian, Sharma mengakui kesalahannya. Menurut pengakuan Sharma, ia meretas ke dalam basis data mantan majikannya dan menghapus 18.000 entri data pasien. Ia memintabinformasi sekira 300.000 pasien dan membuat 22.000 entri palsu.
Semua tindakan tersebut dilakukan dengan harapan bisa dipanggil kembali bekerja di tempat lamanya untuk memperbaiki situasi.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.