Sebagian besar anak kecil memiliki kebiasaan untuk menghisap jari-jari mereka. Meski terlihat lucu dan menggemaskan, tapi kebiasaan ini nyatanya tidak baik untuk kesehatan.
Menghisap jari secara konstan dapat merusak kulit dan membuatnya berubah menjadi sangat merah. Makanya kebiasaan buruk ini perlu dihentikan.

Dokter gigi mengatakan, kebiasaan menghisap jari secara terus menerus di atas usia tiga atau empat tahun berpotensi mengubah bentuk gigi depan Anda. Merangkum dari Asia One, Selasa (21/7/2020), berikut lima cara bagi orangtua untuk menghentikan kebiasaan anak menghisap jari.
1. Hindari memarahinya
Semakin sering anak melakukan kebiasaan tersebut, maka ia akan merasa nyaman. Cobalah untuk tidak menjadi marah dan jengkel dan berbicara secara terbuka dengannya.
2. Hindari hukuman
Ancaman hukuman hanya akan membuat anak menjadi merasa cemas dan semakin meningkatkan keinginannya untuk menghisap jari. Anda bisa memberikan cat pada jarinya yang saat ini banyak dijual secara komersil. Rasanya tidak enak tapi tidak berbahaya apabila dikonsumsi.
3. Bersabar
Anak kecil tidak bisa menjelaskan apa alasan mereka gemar menghisap jarinya. Oleh sebab itu mereka akan terus melakukannya dan tidak akan melihat alasan apapun untuk menghentikan kebiasaan tersebut dengan cepat.
4. Bersikap lembut
Jangan berharap menghentikan kebiasaan anak menghisap jari secara cepat sebab hal itu tak akan efektif. Kebiasaan tersebut tidak bisa dihentikan secara cepat. Hentikan kebiasaan buruk anak ini secara perlahan dengan periode waktu tertentu.
Baca juga: Gemasnya Bayi Vanessa Angel Didandani dengan Tuxedo
5. Berikan pujian
Ketika anak sudah mulai terbiasa untuk tidak menghisap jarinya maka tunjukkanlah betapa bahagianya Anda. Puji anak tersebut atau berikan dia hadiah istimewa karena ia telah berusaha sangat keras.
(Dyah Ratna Meta Novia)