AKTIVITAS olahraga jadi tren hidup sehat masa kini. Masyarakat mulai sadar akan pentingnya berolahraga di tengah pandemi, tentu tujuannya agar tubuh kuat melawan virus corona yang mematikan.
Di era pandemi virus corona, saat ini taman kota sering diramaikan oleh orang-orang yang jogging atau melakukan olahraga lain, jalanan yang diramaikan pesepeda, maupun wilayah pemukiman dengan aktivitas berjemur sampil melakukan stretching ringan.
Baca Juga: Sepedaan Pakai Masker atau Lepas? Ini Jawaban Dokter Buat Pegowes
Fenomena gowes dan jogging sepertinya jadi isu hangat di tengah masyarakat. Rencana gowes akhir pekan di tengah pandemi virus corona, sepertinya jadi pembahasan yang menarik di grup WhatsApp sekarang.

Namun, setelah WHO membenarkan bahwa virus corona dapat menyebar lewat udara di ruang tertutup, masyarakat jadi khawatir untuk berolahraga di ruang terbuka. Padahal, pada kenyataannya teori tersebut masih sangat lemah.
Tapi, jika disuru menebak, menurut Anda mana yang lebih aman, gowes atau jogging saat dilakukan di luar rumah?
Pertanyaan ini pun diajukan Okezone pada Dokter Spesialis Paru Primaya Hospital Bekasi Timur dr Annisa Sutera Insani, SpP, dan menurut dia itu tergantung dari kebutuhan tubuh Anda.
"Lebih baik mana? Itu tergantung dari target Anda. Sebenarnya, yang namanya olahraga itu sama-sama baik," jawabnya melalui pesan singkat, Jumat (17/7/2020).
Dokter Annisa melanjutkan, terkait dengan kekhawatiran penyebaran virus corona di udara, kedua olahraga ini memiliki risiko yang sama, terlebih ketika Anda melakukannya berkerumun.

"Intinya, kalau dilakukan selama tidak berkerumun, itu aman. Kalau berkerumun dan mengabaikan protokol kesehatan, ya, risikonya sama," terang dia.
Di kesempatan ini, dr Annisa pun menyarankan agar Anda yang gowes atau jogging untuk tetap menggunakan masker saat berada di luar rumah. Kalau memang merasa sulit bernapas dan pusing, maka tidak ada salahnya untuk lepas masker tapi dengan catatan.
"Ya, pastikan ketika buka masker Anda berada di lokasi yang tidak ramai. Lalu, jangan pernah lupa untuk segera cuci tangan selepas pakai masker maupun saat akan menggunakannya lagi agar tidak melakukan transmisi virus melalui tangan Anda yang menyentuh masker," terang dr Annisa.
Terkait dengan pembakaran lemak yang terjadi saat Anda lari dan gowes, berikut ulasan singkatnya:

Untuk Anda yang memilih lari atau jogging, olahraga ini ternyata membakar 11,4 kalori per menit jika Anda memiliki berat badan 54 kg. Dikutip dari Health Line, jika orang dengan berat badan tersebut lari 10 menit, maka dia membakar 114 kalori.
Baca Juga: 3 Gaya Trendi Veronica Tan Nongkrong Cantik Bareng Sosialita Ibu Kota
Sementara itu, menurut Health Line juga, gowes dengan kecepatan sekitar 20 km per jam itu membakar 298 kalori per 30 menit jika Anda memiliki berat badan 70 kg. Pembakaran kalorinya memang lebih besar daripada lari.
(Dewi Kurniasari)