Dalam pernyataan resmi WHO pada 9 Juli 2020, diterangkan bahwa transmisi atau penularan SARS-CoV2 terjadi terutama pada percikan atau buliran air liur atau droplet baik secara langsung, tidak langsung ataupun kontak dekat.
“Transmisi lewat udara dapat terjadi dengan prosedur yang menimbulkan aerosol seperti di fasilitas kesehatan yakni melalui bronkoskopi, intubasi trakea, pemberian tekanan pada dada saat resusitasi jantung dan kegiatan serupa lainnya,” lanjutnya.
Di sisi lain percikan air liur atau droplets biasanya dikeluarkan seseorang ketika batuk, bersin, berbicara atau bahkan menyanyi. Karenanya, Anda harus tetap menggunakan masker, wajib jaga jaak saat terpaksa berada di kerumunan, hingga rajin cuci tangan di mana saja.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.