Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

WHO Sebut Virus Corona Airborne, Ini 4 Cara Tingkatkan Kualitas Udara di Ruangan

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 10 Juli 2020 |15:04 WIB
WHO Sebut Virus Corona Airborne, Ini 4 Cara Tingkatkan Kualitas Udara di Ruangan
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

WORLD Health Organization (WHO) akhirnya mengonfirmasi bahwa virus corona Covid-19 dapat menyebar melalui udara airbone. Persebaran virus corona airborne ini pun banyak terjadi di lingkungan tertutup yang tidak memiliki ventilasi atau ventilasi buruk.

Oleh karna itu, WHO pun menyarankan agar ruang diberikan "napas" dengan membuka ventilasi, sehingga sirkulasi udara terjadi dan meminimalisir virus corona airborne.

Melansir dari laman resmi Environmetal Protection Agency (EPA), Jumat (10/7/202), berikut empat cara untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.

1. Buka jendela, atau ventilasi jika memungkinkan

2. Operasikan AC jendela yang memiliki asupan udara luar atau ven penyedot udara.

3. Buka asupan udara luar dengan sistem heating, ventilation and air conditioning (HVAC), jika memilikinya. Konsultasikan manual HVAC kepada tenaga profesional untuk detailnya.

4. Operasikan kipas kamar mandi saat menggunakan toilet. Kipas kamar mandi bisa dinyalakan terus, jika memungkinkan.

Meski demikian seseorang juga harus memperhatikan lingkungan sekitar sebelum melakukan hal ini. Hindari tindakan ini saat polusi udara di luar ruangan sedang tinggi atau ketika rumah terlalu dingin, panas, atau lembab.

Pakar WHO Benedetta Allegranzi mengatakan bahwa organisasi tersebut terbuka terhadap bukti yang menjelaskan bahwa penyebaran Covid-19 bisa melalui udara. Tapi, udara yang dimaksud adalah 'lingkungan padat, tertutup, berventilasi buruk'. Kondisi ruangan seperti itu menurut Allegriza tak dapat dikesampingkan.

Dilaporkan BBC, sebelumnya sebuah surat terbuka yang disepakati lebih dari 200 ilmuwan menuduh WHO meremehkan kemungkinan penyebaran virus corona lewat udara.

Sampai saat ini WHO percaya bahwa penyebaran virus corona hanya lewat percikan air liur atau droplet yang dikeluarkan pasien Covid-19 saat batuk, berbicara, atau bersin.

Dengan adanya surat tersebut, ilmuwan berharap agar WHO semakin serius mengenali pola penyebaran virus SARS-CoV2 yang mematikan tersebut.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement