Dengan kegiatan ini Menparekraf Wishnutama berharap dapat dilanjutkan oleh sektor usaha lain di industri pariwisata nasional. Tujuannya agar dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat sehingga usaha pariwisata dapat berangsur pulih.
“Kami ingin meyakinkan kepada publik serta pemerintah pusat dan daerah, untuk jangan ragu-ragu untuk kembali beraktivitas bisnis ataupun liburan di hotel, banquet, ataupun restoran, karena dengan kembali mengaktifkan kembali kegiatan seperti ini dapat kembali memulihkan ekonomi nasional yang saat ini mengalami perlambatan,” ungkap Hariyadi selaku Ketua Umum PHRI, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (8/7/2020).
Baca Juga : Meski Zona Merah, Banyuwangi Tetap Pede Buka Objek Wisata
Dengan bertajuk “KAMI SIAP”, PHRI ingin meyakinkan kepada masyarakat umum, korporasi, Pemerintah, serta stakeholder bahwa sektor Hotel dan Restoran telah siap kembali menerima tamu. Hal ini baik untuk akomodasi, serta kegiatan rapat dan acara-acara di hotel dan restoran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif beserta jajarannya atas dukungan pada acara simulasi secara nasional ini, dan juga kami meminta dukungan dari Kepala Daerah berikut jajarannya di Dinas Pariwisata agar mendukung upaya industri untuk memulihkan pariwisata secara bertahap, terukur, dan pasti,” tutup Maulana Yusran selaku Sekjen PHRI.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.