Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalani Rapid Test, Carilah Alat yang Sensitivitasnya di Atas 80%

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 03 Juli 2020 |17:32 WIB
Jalani <i>Rapid Test</i>, Carilah Alat yang Sensitivitasnya di Atas 80%
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

MENJALANI Rapid Test Covid-19 memang tak sulit. Bahkan, Anda bisa tetap di dalam mobil selagi darah diambil dan diuji di alat pengujiannya yang disebut Drive Thru Rapid Test.

 Salah satu yang penting adalah memastikan alat yang digunakan berkualitas oke.

Seperti yang dikatakan Pakar Kesehatan dr Ari Fahrial Syam, SpPD, sebisa mungkin Anda melakukan pengujian Rapid Test Covid-19 dengan alat yang bagus.

"Alat yang bagus ini maksudnya adalah test kit yang digunakan sensitivitasnya harus di atas 80 persen," kata dr Ari saat diwawancarai Okezone, Kamis (2/7/2020).

Ia melanjutkan, untuk tahu kualitas ini Anda berhak menanyakannya pada tenaga medis yang mengambil darah Anda. "Jangan segan buat nanya test kit yang dipakai akurasinya berapa persen. Itu hak Anda sebagai pasien," sambung dr Ari.

Perlu Anda ketahui, sambung dr Ari, Anda jangan mau melakukan pengujian Rapid Test Covid-19 jika alat ujinya tak berkualitas. Pastikan alatnya itu akurasinya di atas 80 persen. "Kalau alat yang dipakai sensitivitasnya di bawah 40 persen, ya, jangan tes di situ. Pilih tempat lain," terangnya.

Di sisi lain, dr Ari menjelaskan bahwa kualitas alat ini seyogyanya sudah menjadi standar setiap rumah sakit atau tempat pengujian. Tapi, untuk memastikan, pasien boleh menanyakannya pada tenaga medis.

Hasil Rapid Test Covid-19 hanya bertahan seminggu, dengan begitu, hasil yang memiliki akurasi tinggi menjamin status kesehatan tubuh Anda.

"Tapi, setelah tes jangan kemudian Anda bebas keliaran tanpa mematuhi protokol kesehatan. Hasilnya bisa dengan mudah berubah soalnya, tergantung bagaimana Anda berinteraksi di lingkungan sosial," tambah dr Ari.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement