Pemerintah Provinsi Bali telah sepakat akan membuka kembali sejumlah objek wisata pada 9 Juli mendatang. Hal ini disampaikan secara langsung oleh Wakil Gubernur Bali Prof Dr Ir Tjok Oka AA Sukawati, MSi dalam diskusi di Webinar Leader Talk yang disiarkan langsung di YouTube Official iNews dan iNews Portal, Kamis (25/6/2020).
“Untuk mengawali aktivitas di tanggal 9 Juli nanti, kita akan sangat bertahap, dan ini kita buka buat masyarakat lokal terlebih dahulu,” tutur Prof Dr Ir Tjok Oka AA Sukawati, MSi.
Tjok menambahkan, objek wisata yang nantinya akan dibuka tentunya sudah melewati sejumlah proses pengecekan dan persiapan. Termasuk menyiapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Tentunya objek wisata yang dibuka yang berada di kawasan dengan risiko penularan terendah. Contohnya kegiatan olahraga surfing yang risiko penularannya kecil. Namun, hal ini masih kita pelajari, kira-kira kegiatan apa saja yang bisa kita lakukan pasca tangggal 9 Juli nanti," ungkap Tjok.
Baca Juga : Pariwisata Bali Buka 9 Juli, Wakil Gubernur: Untuk Warga Lokal Dulu
Sementara itu Pengamat sekaligus Rektor Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Denpasar, Dr I Made Sudjana, SE, MM, CHT, CHA, mengungkapkan, bahwa bulan Juli adalah saat yang tepat untuk membuka pariwisata di Bali.
“Bulan Juli memang waktu yang tepat sekali, tetapi seperti yang Pak Wagub sanpaikan, memang harus bertahap,” ujarnya.
Persiapan yang perlu dilakukan oleh pemerintah daerah di Bali meliputi Standar Operasional Prosedur (SOP) atau Prosedur Tetap (Protap) dan protokol kesehatan yang dipatuhi oleh stakeholder serta masyarakat. Terutama di sejumlah tempat publik. Mulai dari penerbangan, bandara, hotel, restoran, hingga obyek-obyek wisata.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.