Memasuki masa PSBB transisi atau yang dikenal dengan istilah new normal, pusat perbelanjaan alias mal diizinkan untuk dibuka kembali. Kembali beroperasi, mal pun disasar warga yang sudah kangen ingin berbelanja secara langsung.
Biasanya, rasa kangen itu menjadi memuncak ketika sudah tiba di tempat tujuan. Alhasil, orang bisa saja terlena dan ingin membeli semua yang mereka lihat yang berujung pada pemborosan.

Menanggapi hal tersebut, Pakar Keuangan Agustina Fitria mengatakan, ada tips tersendiri supaya Anda tidak melakukan keborosan saat ke mal. Simak ya!
1. Bedakan kebutuhan dan keinginan
Fitria mengatakan, sebelum pergi ke mal, Anda harus menetapkan tujuan terlebih dahulu. Apa tujuan Anda pergi ke mal? Mal mana yang akan dituju? Disarankan agar Anda mengunjungi mal yang terdekat dari rumah karena selain hemat waktu dan ongkos, Anda juga lebih aman terhindari dari virus corona karena perjalanan yang singkat.
"Bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Sebelum pergi, tetapkan tujuan untuk apa kita ke mal," jelas Fitria ketika dihubungi Okezone.
Baca juga: Olahraga di Era New Normal, 4 Artis Cantik Ini Langsung Bergaya di Senayan
2. Catat barang yang ingin dibeli
Setelah menetapkan tujuan, lanjut Fitria, ada baiknya Anda membuat catatan belanja. Ketika sampai di mal, usahakan hanya fokus pada catatan belanja tersebut. Karena semakin Anda melihat benda-benda yang lain, semakin besar pula keinginan Anda untuk membelinya sehingga berujung pada keborosan.
"Buat catatan belanja sebelum bertransaksi. Jika Anda mudah tergoda iklan atau diskon, gunakan transaksi tunai, debit, atau transfer," tuturnya.
3. Jangan gunakan kartu kredit
Pandemi corona telah membuat sebagian besar orang kehilangan pendapatannya. Walau masih bekerja, banyak dari mereka yang tak lagi menerima gaji dalam jumlah penuh.
Walaupun mungkin Anda bukan salah satu dari mereka, ada baiknya Anda tetap menjauhi kartu kredit saat berbelanja di mal. Lebih baik pikirkan keuangan jangka panjang.
Karena dengan kartu kredit, orang mungkin lupa jika limit yang mereka gunakan untuk bertransaksi bukan merupakan uang mereka. Melainkan mereka harus membayar tagihan tersebut saat jatuh tempo. Hal yang berbahaya adalah jika penggunaan kartu kredit melebihi pendapatannya per bulan.
4. Jangan berlama-lama di mal
Fitria mengatakan, jangan terlalu berlama-lama main di mal. Rasa kangen terkadang membuat orang ingin berlama-lama di mal dan berujung pada keborosan.
"Jangan lama-lama main di mal. Cukup beli barang yang dibutuhkan dan segera kembali ke rumah jika sudah selesai. Melihat-lihat barang lain hanya akan membuat Anda ingin membelinya," pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.