PEMBATASAN Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat aktivitas orang terbatas untuk berwisata. Namun belakangan ini, tak sedikit objek wisata yang berbenah diri untuk bersiap new normal.
Misalnya saja deretan objek wisata di Batu dan Kota Malang. Setelah tak beroperasi hampir tiga bulan lantaran adanya pandemi Covid, kini sejumlah tempat wisata, hotel, dan restoran mulai beroperasional di masa transisi new normal.
Salah satunya The Onsen Resort and Hot Spring. Objek wisata yang berada di kawasan Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, tersebut beroperasi efektif sejak tanggal 6 Juni 2020.
Baca Juga: Dibuka Kembali, Pengunjung Antusias Kunjungi Lembang Park and Zoo

Meski telah beroperasi normal, standar protokol kesehatan Covid-19 tetap diberlakukan di tempat penginapan yang identik dengan gaya khas Jepang ini. Satu per satu pengunjung yang memasuki lokasi dilakukan sesuai standar pemeriksaan protokol Covid-19.
Setiap wisatawan yang datang dicek suhu tubuh, pemeriksaan identitas, diwajibkan mencuci tangan, hingga disemprot disinfektan bagi kendaraan yang masuk area parkir. Bahkan pemeriksaan kesehatan juga dilakukan kembali saat pengunjung masuk ke area restoran.
Bagi pengujung yang memiliki suhu tubuh lebih dari 37 derajat, tidak diperkenankan masuk. Pengunjung dengan suhu di atas 37 derajat dianjurkan istirahat terlebih dahulu selama sepuluh menit di ruangan yang disediakan saat memasuki area. Bila lebih dari 10 menit tak kunjung turun maka diminta kembali.
Bagi pelayan dan pegawai restoran maupun resortnya pun tetap memakai masker, sarung tangan, dan face shield. Selain itu, petugas pembersih kamar pun mengenakan alat pelindung diri lengkap. Bahkan penyemprotan dengan disinfektan dan antiseptik pun dilakukan di area resort dan sekitar restoran.
"Memang sebelum buka kembali kita dilakukan pengecekan ketat oleh Pemkot dan Satgas Covid-19 Kota Batu untuk mengantisipasi adanya penyebaran virus corona di tempat wisata. Sangat ketat prosedurnya sampai benar-benar boleh buka," ujar General Manajer The Onsen Resort and Hot Spring, Suprianto.
Suprianto menambahkan, di resort tersebut juga berlaku pembatasan jumlah pengunjung. Saat pandemi Covid-19, resort ini menampung 76 pengunjung restoran dan maksimal sekitar 48 tamu untuk resort-nya.
"Kolam air panasnya masih kita tutup, terus untuk resort yang kita buka 12 cottage dari 24 resort, dengan maksimal setiap cottage kapasitasnya empat orang.
Pengelola juga memberlakukan prosedur ketat bagi pengunjung yang menyewa yukata atau kostum ala Jepang. "Kalau untuk kostum yukata kita masih melayani tapi prosedurnya ketat," ungkapnya.
Setiap ada tamu yang menginap Supriyanto menjamin bahwa seluruh cottage-nya dibersihkan dan disterilisasi. Jangka waktu pembersihannya juga tidak sebentar.
"Jadi setiap cottage yang habis dipakai pengunjung kita bersihkan dan sterilisasi selama dua hari. Tidak bisa langsung dipakai, makanya resort yang kita buka terbatas," imbuhnya.
Menariknya, tempat ini pun memiliki dua ruangan isolasi bilamana ada pengunjung yang terindikasi terjangkit Covid-19. Masing-masing ruangan ditempati satu orang dan berada di tempat terpisah dari resort-resort pengunjung lainnya.
Secara harga pun lantaran masih promo usai pelaksanaan PSBB Malang Raya, bila biasanya resort kelas deluxe dibanderol seharga Rp 3,5 juta kini hanya dibanderol Rp1,8 juta saja. Sedangkan untuk resort kelas VIP dari sebelumnya Rp5 juta menjadi Rp2,3 juta per malamnya. Namun pengelola memastikan tak ada perubahaan fasilitas bagi pengunjung yang datang.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.