SALAH satu bidang bisnis yang sangat terdampak dari pandemi Covid-19 ini adalah pariwisata. Ketika seluruh akses ditutup, maka tak ada wisatawan sama sekali yang berlibur.
Oleh karena itu, tak sedikit bisnis travel yang gulung tikar. Para pengusaha travel pun harus putar otak agar bisnis mereka bisa bertahan, seperti yang dilakukan oleh Yunita. Meskipun masih belum gulung tikar, tapi memang tak ada satu pun konsumen yang datang.
Kondisi ini sudah ia rasakan sejak 15 April. Momen itu juga menjadi perjalanan terakhir travelnya yang berbasis di Surabaya beroperasi. Selebihnya berhenti total, sejalan dengan status PSBB Surabaya, Jawa Timur.
"Itu pas 15 April, masih ada tamu main ke Batu dan mau nggak mau mereka semua mesti pulang di tanggal itu juga. Kami repot banget ngurus kepulangannya karena dalam situasi terdesak," cerita Yunita saat dihubungi Okezone.

Travel Kumbang yang ia kelola pun secara terpaksa mesti menghentikan rencana perjalanan untuk 3 perusahaan yang sudah 'taken'. Mau nggak mau urusan 'refund' mesti Yunita urusi. "Benar-benar setelah itu kami tidak ada pemasukan sama sekali, benar-benar tidak ada," keluhnya.
Karena perut mesti terus diisi, alhasil kini Yunita mesti memutar otak untuk tetap menghasilkan pemasukan. Alhasil, jualan dim sum dan jus buah pun dia jabani.
Modal usaha pun dari uang tabungan yang terus menipis setiap bulannya. Terlebih, keuntungan berjualan dim sum itu tak begitu besar. "Ya, palingan 35 ribu sudah digabung sama untung jualan jus buah," katanya.
Padahal, dulu setiap kali bawa wisatawan, Yunita mendapatkan uang 'tips' bisa sampai Rp5 juta. Ya, itu hanya sekali bawa wisatawan saja, sedangkan sebulan itu bisa bawa 4 kelompok wisatawan.
"Travel aku ini biasa pegangnya company, jadi jalan-jalannya rombongan. Jarang banget bawa wisatawan per orang atau open trip gitu," ucapnya menjelaskan jenis travel yang dia kelola.
Kini Yunita berharap agar kondisi kehidupan segera membaik walau pada kenyataannya akan sangat sulit bisa kembali ke semula. Terlebih, di situasi seperti sekarang ini masih banyak orang yang takut untuk liburan.
"Ya, walau sekarang penghasilannya seadanya, tapi saya bersyukur masih bisa mengerjakan hal lain yang tetap ada pemasukannya, masih dikasih sehat juga yang terpenting. Tapi, pengen banget bisa kembali seperti semula," tutur dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.