Sejumlah destinasi wisata mulai dibuka secara bertahap selama masa transisi menuju new normal. Salah satu destinasi wisata yang dapat Anda kunjungi kembali adalah Candi Borobudur. Meski demikian para pengunjung yang ingin berwisata harus tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku untuk menjamin keselamatan bersama.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pun membagikan protokol kesehatan yang wajib diterapkan oleh para pengunjung saat hendak berwisata menuju Candi Borobudur melalui akun Instagram resminya @ganjar_pranowo.
Dalam video tersebut, setiap pengunjung diharapkan untuk wajib mencuci tangan dengan sabun saat memasuki kawasan candi. Peraturan social distancing sejauh satu meter dengan pengunjung lain serta penggunaan masker juga wajib diterapkan selama berada di tempat ini.

Para pengunjung juga akan dipandu oleh tour guide saat berkeliling kompleks candi. Sementara jumlah wisatawan akan dibatasi maksimal lima ribu orang setiap harinya.
“Memang ini agak berbeda dengan kondisi biasa tapi kita harapkan tetap bisa piknik tapi protokol kesehatan dilakukan,” terang Ganjar, Jumat (12/6/2020).
Baca Juga : Story Telling Bikin Pengalaman Berwisata Jadi Luar Biasa
Meski segera dibuka, namun para pengunjung yang datang ke Candi Borobudur belum diperkenankan untuk naik ke atas candi. Hal ini demi menjaga kelestarian Candi Borobudur sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia.
Mohon maaf belum semuanya boleh naik (Candi) dan kemungkinan terlalu banyak batu yang dipegang. Sehingga nanti kalau banyak disemprot (desinfektan) juga kita khawatir itu akan memengaruhi kondisi candi. Anda akan piknik pada daerah-daerah yang dibatasi,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.