DOKTER Reisa Broto Asmoro mengajak masyarakat Indonesia untuk disiplin dan mulai beradaptasi dengan tatanan new normal. Terutama saat menggunakan transportasi umum.
Hal ini sangat penting diperhatikan, guna mencegah dan menurunkan angka penularan Covid-19 yang masih terus meningkat setiap harinya. Data terakhir yang dikeluarkan BNPB per Selasa (10/6/2020), jumlah kasus positif corona di Indonesia kembali memecahkan rekor baru dengan total 1.241 kasus positif.

Dokter Reisa pun tidak menampik bahwa dampak dari pandemi Covid-19 ini juga dirasakan oleh seluruh sektor kehidupan. Maka dari itu, dia kembali mengingatkan masyarakat Indonesia untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menyambut new normal, khususnya saat menggunakan transportasi umum.
"Virus corona itu menular lewat droplet, jadi wajib menggunakan masker ketika berada di transportasi umum. Hindari pula kerumumann yang membatasi ruang gerak, ingat jaga jarak yang dianjurkan minimal 1 meter. Bila hal ini tidak bisa dilakukan, carilah alternatif transportasi lain," terangnya dalam konferensi pers di BNPB, Rabu (10/6/2020).
Lebih lanjut Dokter Reisa menjelaskan, masyarakat sebaiknya menghindari memegang gagang pintu, tombol lift, pegangan tangga, serta barang-barang yang disentuh oleh orang banyak. Kalau pun terpaksa, maka segeralah cuci tangan dengan sabu, atau bisa menggunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol minimal 70%.
Hindari pula meletakkan barang-barang bawaan seperti tas di kursi atau lantai transportasi umum. Kemudian, usahakan untuk tidak menggunakan telpon genggam di tempat umum apalagi dalam kondisi berdesakan.
"Untuk smartphone sendiri, sebaiknya rutin dibersihkan menggunakan disinfektan atau tisu basah yang ada antiseptik. Kalau bisa hindari makan dan minuman ketika berada di transportasi umum untuk menghindari kontaminasi," tegasnya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.