Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hati-Hati, Balita di Bawah 2 Tahun Tak Boleh Pakai Masker Loh

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2020 |20:07 WIB
Hati-Hati, Balita di Bawah 2 Tahun Tak Boleh Pakai Masker <i>Loh</i>
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PEMERINTAH mewacanakan untuk membuka kembali beberapa pusat bisnis dan perkantoran. Hal ini dilakukan seiring akan dilonggarkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Situsasi pasca-Pandemi COVID-19 ini pun kerap disebut dengan New Normal. Nah, dengan adanya new normal ini, ada juga kebiasaan yang akan berubah, seperti lebih menjaga kesehatan.

Salah satu yang akan menjadi kebiasaan baru adalah memakai masker. Meskipun saat ini masih menjadi kewajiban, tapi seiring dengan waktu makan akan menjadi kesadaran masyarakat.

Namun Asosiasi Pediatrik (dokter anak) Jepang memperingatkan orangtua bahwa masker terlalu berisiko untuk bayi dan balita.

"Masker dapat membuat sulit bernafas karena bayi memiliki saluran udara yang sempit," kata asosiasi itu seperti dikutip Reuters.

Balita pakai masker

"Mari kita hentikan penggunaan masker untuk anak di bawah dua tahun," kata asosiasi dalam sebuah pemberitahuan di situs webnya.

Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC) dan Akademi Pediatri Amerika juga mengatakan anak-anak di bawah usia dua tahun tidak boleh memakai masker dari kain.

Memang, kasus virus corona menjangkiti anak-anak tergolong kecil. Sebagian besar anak juga terinfeksi dari anggota keluarga sendiri, sebab hampir tidak ada wabah di sekolah atau fasilitas penitipan anak.

Tapi, bukan berarti anak-anak kebal dari virus corona loh. Jadi tetap lakukan protokol kesehatan lain, seperti menjaga jarak dan mencuci tangan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement