Semua orang mesti sadar bahwa setiap harinya ada kasus baru COVID-19 pada anak. Ini harusnya jadi acuan lain untuk membuka kembali sekolah. Terlebih, menyedihkan sekali ketika melihat anak-anak harus diisolasi tanpa orangtuanya.
"Kasus COVID-19 anak di Indonesia itu sudah terjadi pada setiap jenjang umur, bahkan bayi berusia 1 bulan juga ada. Kebanyakan dari mereka yang dirawat banyak menangis, tak termasuk anak berusia 17 tahun. Kebayang kalau itu balita," tambahnya.
Dokter Aman menambahkan, karena itu penting bagi setiap orang untuk menaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah. Jangan keluar rumah kalau tidak penting dan harus menjalani hidup bersih dan sehat. Kesehatan anak penting diperhatikan semua orangtua.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) DKI Jakarta Koesmedi Priharto menerangkan keputusan melonggarkan PSBB itu harus benar-benar matang dan sesuai data, termasuk soal membuka sekolah. Sebab, kalau asal keluar akan membahayakan orang banyak.
Menurutnya, pemerintah harus betul-betul memastikan anak-anak yang nantinya melakukan pendidikan sudah terbiasa menjalani protokol kesehatan.
"Jadi, pemerintah harus memastikan pihak sekolah menerapkan peraturan ketat pada anak murid, bagaimana mereka ini harus cuci tangan dengan sabun setelah melakukan aktivitas apapun, menjaga jarak aman, dan tetap pakai masker di lingkungan sekolah," paparnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.