Akibat pandemi COVID-19, beberapa negara, termasuk Indonesia menganjurkan masyarakatnya untuk tetap di rumah. Tujuannya adalah untuk memutus rantai penularan COVID-19.
Namun, di sisi lain di tengah masa karantina diri muncul masalah yang patut diwaspadai. Mungkin banyak dari kita yang sudah berhari-hari bahkan sebulan lebih menghabiskan waktu berdiam diri di rumah. Situs Health Line mengabarkan bahwa aktivitas yang dibatasi di dalam rumah ini bisa menimbulkan cabin fever atau demam kabin.
Sesuai dengan namanya, sindrom ini merupakan masalah kesehatan mental yang ditandai dengan stres berkepanjangan dan trauma berat akibat terlalu lama di rumah. Gejala ini akan cepat dirasakan oleh seorang extrovert, orang yang suka bepergian, dan orang-orang yang tidak betah dirumah.
Nah dari pada Anda menduga-duga, lebih baik simak ulasan tentang pengertian, gejala dan cara mengatasi cabin fever seperti Okezone kutip dari Solopos.com yang melansir dari Health Line :
Pengertian

Cabin fever adalah suatu gejala atau kondisi seseorang merasa tidak bahagia dan bosan karena terlalu lama berada dalam suatu ruangan atau rumah. Kendati demikian, cabin fever bukanlah suatu diagnosis penyakit psikologis, gangguan ini hanya bentuk dari perasaan atau respons seseorang terhadap keadaan yang dialaminya.
Walaupun cabin fever tidak diakui sebagai gangguan psikologis, namun kesedihan dan emosi yang mereka rasakan bersifat negatif dan berpotensi menyulitkan aktivitas penderitnya. Gejala cabin fever jauh melebihi perasaan bosan atau terjebak di rumah, karena hal ini berakar dalam perasaan isolasi yang intens.
Gejala
Jika Anda merasa sedih, tertekan, dan tidak nyaman selama physical distancing atau pembatasan fisik, kemungkinan Anda terkena cabin fever cukup besar. Selain itu gejala seperti kegelisahan, tidak bersemangat, rasa putus asa, kelelahan, sulit tidur, mudah marah, sulit berkonsentrasi, mudah stres, pola tidur tidak teratur, mudah mengantuk tapi susah tidur serta cenderung tidak sabaran, juga merupakan gejala apabila Anda mengalami cabin fever.