Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bantu Warga Kurang Mampu di Tengah Pandemi Corona, Gadis Manis Ini Bongkar Celengan

Subhan Sabu , Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2020 |13:18 WIB
Bantu Warga Kurang Mampu di Tengah Pandemi Corona, Gadis Manis Ini Bongkar Celengan
Memberikan bantuan bagi warga kurang mampu (Foto: Subhan Sabu)
A
A
A

Berangkat dari keprihatinannya melihat warga kurang mampu dan warga yang terdampak pandemi corona (COVID-19) membuat Syalomita Putri Thamsil tergerak hatinya. Apalagi mendengar cerita adik-adiknya bahwa masih banyak warga yang kurang mampu yang perlu dibantu segera.

Gadis manis berusia 18 tahun itu pun nekad membongkar celengan pribadinya untuk ikut membantu meringankan beban warga kurang mampu yang ada di sekitarnya di tengah pandemi corona.

Uang dari hasil membongkar celengan itu dibelikan Syalomita 300 paket bahan pokok berupa beras premium 4 kg, minyak goreng 1 liter, mie instan 2 bungkus, sekotak kue kering, susu cair 1 kaleng, ikan kaleng 2 buah, teh celup 1 kotak, tepung 1 kg, 2 bungkus bihun, dan sebungkus sedang kopi bubuk.

 memberi bantuan di tengah wabah corona

"Sebenarnya apa yang saya lakukan sangat kecil artinya. Tapi saya terketuk saat ketiga adik-adik saya yang masih sekolah di SD mengungkap bahwa masih banyak warga kurang yang mereka lihat yang harus segera di bantu," ujar Syalom, sapaan akrabnya kepada okezone, Senin (4/5/2020).

Usai membeli bahan pokok tersebut, Syalom kebingungan mencari cara untuk membagikannya, namun orangtuanya menyarankannya untuk jalan sendiri dan membawa langsung bantuan tersebut.

Akhirnya dengan dibantu oleh tiga orang adiknya, gadis itu membagikan sendiri bahan pokok tersebut kepada warga di pelosok-pelosok Kota Manado terutama area perkebunan terpencil dan para tukang angkut sampah.

"Keluarga saya mendukung kegiatan ini, karena bagi mereka kegiatan ini juga bisa menjadi kegiatan saya saat pendemi saat ini," tutur mahasiswi semester dua Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara (Untar) Jakarta.

Beberapa warga yang terlihat tinggal di rumah sangat sederhana berlantai tanah menjadi sasarannya. Selain itu juga, aksi bagi-bagi kebutuhan pokok dan masker ini juga berlangsung di Klinik Anak Estella di RSUP Prof Kandouw Malalayang. Di sini, putri dari Eni Thamsil ini membawa 60 paket susu kemasan pada anak anak dan perawat.

"Senang rasanya bisa berbagi. Walau ini sedikit dan sangat terbatas, tapi setidaknya ini bisa menjadi bantuan selagi mereka menunggu bantuan langsung dari pemerintah kita yang juga sudah siap penyaluran nya," tutur Syalom.

Aksi Syalom dan ketiga adiknya ini masih akan terus berlanjut, bukan hanya di Kota Manado saja, mereka berencana akan melanjutkan aksinya sampai ke beberapa daerah yang ada di Minahasa Selatan (Minsel), yang akan dibagikan langsung pada orang orang tak mampu dan tempat ibadah yang ditemuinya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement