Saat ini manusia dikarantina di rumahnya masing-masing guna mencegah penyebaran virus corona. Bahkan penutupan wilayah alias lockdown malah memberi kesempatan langka bagi hewan-hewan untuk menikmati alam bebas tanpa manusia.
Hewan-hewan yang hidup di perkotaan menikmati jalanan dan jalur air yang kosong dari gangguan manusia di hari-hari biasa.

Kebanyakan pemandangan ini memang bukan sesuatu yang unik, tapi berbagai pembatasan di tengah pandemi ini memberi keleluasaan dan kepercayaan diri bagi binatang untuk bertualang di kota dan tinggal lebih lama di sana.
Beberapa binatang menguasai kawasan hutan dan taman konservasi dan beberapa otoritas melaporkan lonjakan aktivitas di alam bebas tanpa kehadiran turis.
Selat Bosporus di Istanbul, Turki, biasanya merupakan salah satu jalur laut paling sibuk di dunia. Tanker raksasa, kapal kargo dan kapal penumpang melintasi selat yag membelah kota tersebut 24 jam sehari.
Di tengah pandemi, nyaris tak ada aktivitas dan bahkan nelayan pun tinggal di rumah menyusul karantina wilayah. Lumba-lumba kini bebas berenang dan melompat ke atas permukaan. Mereka bergembira menikmati kebebasan.
Pemandangan itu bukan sesuatu yang unik untuk dilihat dari kejauhan. Tapi video yang diunggah penduduk yang merekam lumba-lumba berenang di dekat tepian selat menunjukkan sedekat apa mereka dengan perkotaan dan betapa mereka gembira berenang mendekat.
"Lumba-lumba berani datang mendekat ke tepi karena ancaman tersangkut tali atau jangkar sudah tak ada lagi," ujar seorang warga yang memotret lumba-lumba berkata pada AFP.
Seperti dilansir BBC, Minggu (3/5/2020), babi rusa turun ke jalanan di Haifa sementara manusia terkurung di dalam rumah. Ini merupakan judul berita sebuah surat kabar Israel Haaretz.
Babi rusa kerap tampak mengendus dan berburu makanan di kota di Haifa sebelum pandemi, tapi ketiadaan manusia telah mendorong mereka untuk berjalan lebih jauh.
"Saya takut ketika wabah berlalu, babi rusa sudah semakin terbiasa datang setiap hari, setiap malam dan setiap jam," kata Yaron Hanan.
Tapi, beberapa spesies menikmati kesendirian di tengah hutan dan taman konservasi yang biasanya dipadati turis.
Di Albania, flamingo berwarna merah muda berkerumun di danau di pantai barat negara tersebut. Jumlah flamingo diperkirakan naik hingga sepertiga menjadi sekitar 3.000. Ini menurut perkiraan petugas hutan.
Ribuan flamingo tampak di perairan dekat Danau Narta, di mana mereka biasa bereproduksi setelah terbang dari Afrika dan bagian selatan Laut Mediterania.
Sedangkan di Taman Nasional Divjaka, 85 pasang pelikan keriting tengah berdiam diri. Turis yang biasanya mencapai 50.000 sudah tak tampak lagi dan suasana jadi sepi dan petugas berharap akan ada lonjakan populasi pelikan keriting karena proses reproduksi yang tidak terganggu.
Di Thailand, 30 dugong tertangkap kamera tengah berenang di Taman Nasional Hat Chao Mai, yang tengah menutup kawasan bagi pelancong.
Dugong termasuk binatang yang terancam punah dan kerap tertangkap jaring nelayan atau menjadi korban polusi.
Petugas taman nasional mengunggah video di Facebook yang menunjukkan sekumpulan besar ikan dan spesien lainnya, dan menulis bahwa ada pertumbuhan di alam bebas sejak pandemi.
Namun memang sebagian binatang yang tengah menikmati petualangan dan jalan-jalannya tidak bisa singgah terlalu lama di kota-kota.
Beberapa puma yang ditemukan berjalan-jalan di Santiago, Chile, segera ditangkap dan dilepaskan kembali ke habitat alaminya. Bahkan salah satu puma ditangkap di dalam komplek apartemen.
"Mereka merasakan berkurangnya suara dan mencari tempat baru untuk mendapatkan makanan. Sebagian tersesat dan muncul di perkotaan," kata Direktur Layanan Pertanian dan Peternakan Chile. Horacio Bórquez.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.