Direktur PD Pembangunan Kota Medan Putrama mengatakan, sejak ditutup pada Maret silam, praktis tak ada pendapatan dari tiket pengunjung. Sementara konsumi makanan ratusan satwa ini terus berjalan hingga berdampak pada kondisi keuangan.
"Kebun Binatang Medan selama ini hanya mengandalkan pendapatan dari retribusi tiket pengunjung," ujar Putrama.
Pratama menambahkan, dalam sebulan operasional Kebun Binatang Medan membutuhkan dana Rp100 juta untuk perawatan satwa. Biaya tersebut belum termasuk gaji pegawai yang kini telah dirumahkan.
Kendati demikian, dia mengatakan saat ini tidak ada satwa yang kelaparan. Pengelola tetap berupaya mencari dana operasional meski sampai kelimpungan.
"Alhamdulillah tak ada binatang yang kelaparan. Pengelola Medan Zoo mereka cara seperti utang sana sini untuk makanan hewan. Dan di akhir April ini, kami coba menghimpun dana melalui koin untuk makanan satwa,” tandasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.