Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lockdown, Ratusan Ribu Flamingo Ubah Wajah Kota Ini Jadi Pink

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Minggu, 03 Mei 2020 |02:24 WIB
<i>Lockdown</i>, Ratusan Ribu Flamingo Ubah Wajah Kota Ini Jadi Pink
A
A
A

PANDEMI virus corona (COVID-19) telah memberikan sesuatu yang berbeda di Mumbai, India. Ribuan flamingo bermigrasi secara massal selama masa lockdown yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Meskipun Mumbai telah menjadi langganan para flamingo untuk bermigrasi sejak 1980-an, tapi belum pernah ada migrasi besar-besaran seperti saat ini.

The Bombay Natural History Society (BNHS) memperkirakan terjadi peningkatan sebesar 25 persen dan ada sekira 150 ribu flamingo yang melakukan perjalanan menuju Mumbai tahun ini.

Flamingo migrasi

Masyarakat Sejarah Alam Bombay (BNHS) memperkirakan, 150 ribu ekor flamingo melakukan perjalanan ke Mumbai tahun ini.

Sebagaimana dilansir dari Saudi Gazzete, Minggu (3/5/2020), lebih sedikitnya aktivitas manusia dan penangkapan ikan secara komersial akibat COVID-19 yang dimulai sejak 25 Maret 2020, membuat persediaan makan para flamingo ini sempurna. Mereka akhirnya datang memadati lahan basah di dekat Sewri dan Thane Creek.

Flamingo terbang

“Status lockdown ini memberi burung-burung ini dalam kedamaian untuk bertengger. Tidak ada gangguan bagi mereka untuk mendapatkan makanan dan habitat yang mendorong secara keseluruhan,” tulis BNHS.

India Lockdown

Direktur BNHS, Deepak Apte mengatakan kepada Hindustan Times bahwa foto lahan basah berhiaskan warna merah muda ini diambil oleh seorang fotografer Hindustan Times, Pratik Chorge. Perairan dangkal tersebut tampak berwarna merah muda karena banyaknya populasi flamingo.

Flamingo biasanya bermigrasi ke Mumbai dari November hingga Mei. Pada Januari, dilaporkan hanya ada sekira 33.000 flamingo yang ada di tempat tersebut. Pada akhir Februari, jumlahnya meningkat menjadi 100.000. Asisten Direktur BNHS, Rahul Khot mengatakan para flamingo itu bahkan mungkin tinggal lebih lama di tahun ini.

“Sementara ada penurunan limbah industri selama lockdown. Masuknya limbah domestik membantu pembentukan plankton, ganggang dan mikrobenthos yang tidak terganggu, yang membentuk makanan untuk flamingo dan burung lahan basah lainnya,” jelasnya.

Flamingo pink

Pada 2019, para pejabat memberikan izin kereta cepat pertama India untuk melewati suaka flamingo Thane Creek yang dilindungi. Lintasan kereta sepanjang 22 kilometer itu telah menghancurkan banyak hutan bakau dan lumpur yang dihuni oleh burung cantik tersebut.

Saat ini banyak warga Mumbai yang sedang menghadapi status lockdown sedang menikmati pemandangan baru berwarna merah muda dari jendela mereka.

(Muhammad Saifullah )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement