Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cemas Dampak Pandemi Corona terhadap Perkembangan Mental Anak? Simak Penjelasan Para Pakar Ini

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 23 April 2020 |13:38 WIB
Cemas Dampak Pandemi Corona terhadap Perkembangan Mental Anak? Simak Penjelasan Para Pakar Ini
Belajar bersama anak di tengah WFH (Foto: New York Post)
A
A
A

Learmonth mengatakan dia lebih khawatir tentang anak pada usia 12 tahun. Di mana usia tersebut adalah peralihan dari dari anggota keluarga menuju interaksi sosial. Mereka akan menempatkan teman sebaya dalam peran tersebut. Remaja akan mencari tahu cara berteman dengan orang-orang karena memiliki kesamaan, bukan hanya kedekatan.

"Mereka adalah orang-orang yang mungkin paling menderita dalam jangka pendek. Apa yang mereka pelajari di lorong-lorong sekolah menengah jauh berbeda dari apa yang mereka pelajari untuk dilakukan dalam obrolan kelompok virtual dengan teman-teman,” kata Learmont.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement