SEKTOR industri perhotelan sebagai bagian esensial dari industri pariwisata, juga ikut terdampak corona COVID-19. Misalnya saja Hilton Group menutup 1.000 hotel di berbagai negara.
Saat pandemi corona COVID-19, kerugian besar secara finansial karena tidak adanya tamu, bukan hanya dialami oleh hotel bintang 3 dan 4. Namun juga hotel bintang lima.

Terdampak pandemi virus corona COVID-19, Hilton dilaporkan telah menutup kurang lebih 1.000 unit hotelnya karena mengalami penurunan pendapatan dari pemesanan kamar. Kerugian tersebut sekira 56 persen, sebagaimana dikutip Usatoday, Selasa (21/4/2020).
Berdasarkan pengajuan perusahaan dengan Securities and Exchange Commission (Komisi Sekuritas dan Bursa) Amerika baru-baru ini, disebutkan untuk bulan Maret 2020, perkiraan awal pendapatan kuartal pertama di seluruh sistem jaringan Hotel Hilton, menunjukkan terjadinya penurunan 56 hingga 58 persen.