Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah: Masker Kain 60 Persen Efektif Cegah Penularan COVID-19

Pradita Ananda , Jurnalis-Kamis, 09 April 2020 |18:18 WIB
Pemerintah: Masker Kain 60 Persen Efektif Cegah Penularan COVID-19
Jubir Pemerintah dalam Penanganan Covid-19 (Foto : BNPB Indonesia/Youtube)
A
A
A

Dalam menekan laju penularan COVID-19, pemerintah terus mengimbau setiap orang tanpa terkecuali untuk menggunakan masker ketika terpaksa keluar rumah. Masyarakat umum diimbau untuk memakai masker kain, tidak perlu masker medis.

Juru Bicara Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan, masyarakat tak perlu risau karena masker kain pada dasarnya cukup efektif digunakan untuk melindungi diri terpapar COVID-19. Karena virusnya ditularkan dari tetesan droplet saat orang yang sakit bersin, batuk, dan berbicara.

"Kalau terpaksa keluar rumah wajib memakai masker, masker kain pun lebih dari 60 persen efektif untuk mencegah penularan," ungkap Yuri, dalam konferensi pers daring “Update COVID-19”, Kamis (9/4/2020) di Graha BNPB, Jakarta.

Jubir Pemerintah dalam Penanganan Covid-19

Kepatuhan dan kedisiplinan melindungi diri dari tertular COVID-19, bukan hanya perkara soal memakai masker. Ditegaskan Yuri, kebiasaan memakai masker ini tetap harus dibarengi oleh kepatuhan dan secara disiplin melakukan kebiasaan lainnya.

Mulai dari rajin mencuci tangan selama minimal 20 detik, tetap karantina mandiri di rumah tidak berpergian ke mana pun apalagi sampai mudik, dan pastinya menjaga jarak ketika melakukan kontak sosial dengan orang lain.

"Selain patuh dan disiplin pakai masker, cuci tangan juga pakai air mengalir dan sabun minimal 20 detik sesering mungkin. Patuh dan disiplin juga menjaga jarak, di rumah saja tidak pergi ke mana pun. Dari sini, risiko bisa kendalikan dan kunci keberhasilan penanganan COVID-19 ada di masyarakat dengan caranya disiplin dan patuh pada arahan serta instruksi pemerintah," tegasnya.

Untuk perkembangan data terbaru COVID-19 per Kamis 9 April 2020, telah diumumkan pasien positif terinfeksi bertambah sebanyak 337 kasus. Sehingga, hingga saat ini sudah ada 3293 pasien, bertambah pasien sembuh 34 orang sehingga total pasien sembuh ada 252 orang, dan angka kematian bertambah 40 orang menjadi 280 orang.

Bagi masyarakat yang ingin mengakses informasi seputar COVID-19 di Indonesia, bisa membuka situs resmi www.covid19.go.id atau menghubungi hotline Kementerian Kesehatan di nomor 100-500-567, layanan chat WhatsApp COVID-19 di nomor 0811-3339-9000. Bisa juga menghubungi nomor hotline khusus Hotline 119 ext 9 sebagai nomor untuk pengaduan jika memerlukan bantuan saat ada gejala.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement