Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Derita Jomblo saat Pandemi COVID-19, Kesepian dan Gampang Lapar

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 07 April 2020 |21:26 WIB
Derita Jomblo saat Pandemi COVID-19, Kesepian dan Gampang Lapar
Ilustrasi (Foto : Medicalnewstoday)
A
A
A

Masker

"Penelitian ini melihat bahwa kesepian akan hubungan sosial dengan masyarakat serupa dengan kelaparan untuk makan," kata peneliti.

Di lain sisi, Ahli Saraf Livia Tomova, Rebecca Saxe, dan tim melakukan uji coba demi membuktikan penelitian sebelumnya tersebut. Kesepian diciptakan dengan mengurung koresponden selama 10 jam tanpa interaksi sosial, termasuk di dalamnya tanpa ponsel, tanpa buku.

Setelah penelitian dilakukan 10 jam, korespon dicek kesehatan otaknya dengan indikator tertentu. Hasilnya diketahui bahwa kesepian yang dialami koresponden taki bisa hanya diatasi dengan hiburan yang tersedia. Mereka butuh interaksi sosial.

Terkait dengan perasan lapar untuk makan, ini terjadi korelasi yang sejalan. Jadi, setelah 'pengurungan', koresponden merindukan makan juga. "Kontak sosial manusia itu adalah kebutuhan mendasar yang ternyata tak bisa dihilangkan," kata peneliti.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement