Lebih lanjut Tama menjelaskan, sejalan dengan Intruksi Presiden (Inpres) no 4 tahun 2020 yang dikeluarkan oleh Presiden pada tanggal 22 Maret lalu mengenai refokusi kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa dalam percepatan penanganan Covid-19, saat ini Kemenparekraf sedang merealokasi berbagai anggaran untuk penanganan Covid-19.
Beberapa langkah yang tentah mereka siapkan di antaranya, mempersiapkan kerja sama dengan jaringan hotel untuk menjadi sarana tempat tinggal para tenaga medis dan gugus tugas di berbagai daerah. Tujuannya agar mereka lebih dekat dengan rumah sakit yang menangani wabah.
Jika diperlukan, hotel tersebut nantinya bisa dijadikan lokasi isolasi mandiri. Wacana ini telah dibicarakan secara khusus oleh Tama dengan Kepala BNPB untuk koordinasi lebih lanjut.
Selain itu, Kemenparekraf juga sedang melakukan koordinasi dengan penyedia jasa transportasi, dalam menyediakan alat transportasi untuk para petugas medis dan gugus tugas.
Dalam hal ini, pemerintah juga akan berupaya menghasilkan stimulus ekonomi agar meringankan beban dan biaya untuk para pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga ke depannya dapat mengurangi potensi PHK karyawan di sektor tersebut.