Dalam pemeriksaan massal tersebut mengambil sample darah. Kemudian dalam waktu kurang dari 2 menit, maka akan bisa diselesaikan hasilnya. tentunya sensitivitasnya beda.
"Hasil skrining, apabila positif akan kami tindak lanjuti dengan pemeriksana PCR. Karena bisa saja positif terjadi pada orang yang sudah sembuh pada penyakit ini," imbuhnya.
Karena dasarnya, sambung Yuri, rapid test mengandalkan darah dari zat immonoglobulin, zat yang dimunculkan tubuh sebagai respons adanya virus di tubuh.