KESULITAN mencari disinfektan di pasaran? Tak perlu khawatir, karena Anda bisa menggantinya dengan yang lain.
Tak sedikit dokter memberikan rekomendasi disinfektan yang mudah dicari. Misalnya saja cairan yang mengandung klorin.

Dijelaskan Dokter Spesialis Emergensi AGD Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr Handrian Purawijaya, SpEm, zat klorin biasa ditemukan di dalam pemutih pakaian. Zat klorin terbukti aman dan bahan bakunya mudah untuk dicari.
“Dari WHO merekomendasikan bahan aktif klorin. Sama seperti di China juga," ucapnya Dokter Handrian, saat workshop virtual, Kamis (19/3/2020).
Zat klorin dalam pemutih pakaian, sambung Dokter Handrian, bisa digunakan sebagai disinfektan. Pastinya bisa membunuh kuman dan virus, termasuk mencegah COVID-19.
"Banyak disinfektan berbahan dasar klorin. Tapi bahan dasar yang paling mudah dicari adalah pemutih pakaian, karena mengandung klorin 5 persen," tutur Dokter Handrian.

Cara menggunakannya campurkan pemutih pakaian itu dengan air biasa. Kemudian gunakan untuk menyemprot benda-benda atau ruangan yang rentan terpapar virus.
"(Pakainya) harus diencerkan dulu. Tapi untuk sementara bahan yang direkomendasikan itu dari klorin atau hipoklorin,” katanya.
Namun, hanya menyemprotkan disinfektan tak cukup untuk mencegah penularan virus corona. Cara lain yang harus diterapkan yakni menjaga kebersihan diri.
Dengan menjaga kebersihan diri, termasuk rajin cuci tangan pakai sabun dan bilas dengan air mengalir, pakai masker saat berada di runag pubik, mengganti dengan hand sanitizer jika tak bisa cuci tangan pakai sabun, dan lain sebagainya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.