Hipotermia
Selain suhu tubuh tinggi atau demam, masyarakat juga harus waspada bila suhu tubuh mereka terbilang rendah. Hal ini bisa jadi menunjukkan tanda-tanda atau gejala hipotermia.
Hipotermia seringkali terjadi pada mereka mereka yang berusia lanjut dan bayi. Bayi berpotensi terkena hipotermia karena ketidakmampuan mereka mengatur suhu tubuh. Mereka juga bisa kehilangan panas dengan cepat.
Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga suhu tubuh mereka agar tetap hangat. Suhu tubuh di bawah 36,1 derajat Celcius diklaim terlalu rendah untuk bayi.
Orang dewasa berusia lanjut juga memiliki potensi terkena hipotermia. Itulah sebabnya mereka harus berusaha menjaga suhu tubuh di level normal.
Pemicu hipotermia pada usia lanjut disebabkan oleh sejumlah faktor antara lain; konsumsi alkohol, penggunaan narkoba, hipotiroidisme, anoreksia, stroke, sepsi, penyakit parkinson, kerusakan saraf, malnutrisi, penggunaan obat penenang, dan anestesia.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.