Lebih lanjut Yuri menjelaskan, bila melihat perkembangan mutasi COVID-19 yang kian masif dengan gejala minimal, sebenarnya membawa kabar baik sekaligus buruk bagi masyarakat Indonesia.
Di satu sisi, pengendalian penyebaran virus corona menjadi lebih sulit, namun di sisi lain gejala klinisnya menjadi lebih ringan. Sehingga tidak menutup kemungkinan, virus ini akan bermutasi menjadi seasonal virus meski penyebarannya sudah melalui udara.
"Seperti yang kita alami saar SARS dulu. Lama-lama berubah jadi seasonal flu. Sama seperti H1N1 di tahun 2009. Penyebarannya begitu menakutkan, sekarang hampir semua flu yang kita periksa itu H1N1," ungkap Yuri.