PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk meliburkan semua sekolah di Jakarta. Hal ini lantaran penyebaran virus Korona COVID-19 yang semakin masif.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, penutupan sekolah ini akan berlangsung selama dua minggu. Kemudian, aturan ini akan direview di akhir, pekan kedua, apakah sudah kondusif untuk kembali dilanjutkan atau masih harus diliburkan.
Menurut Anies, anak-anak diliburkan bukan lantaran takut terpapar Virus Korona COVID-19. Pasalnya, merujuk dari beberapa tempat yang telah mengalami outbreak dandata, anak-anak tidak banyak terjangkit.
"Tapi mereka menjadi carier dari orang dewasa ke dewasa lainnya. Meskipun mereka tidak terjangkit, tapi mereka bisa menularkan ke orangtuanya," jelas Anies di Balai Kota.
