SEJAK wabah virus Korona COVID-19 menyebar di Indonesia, banyak perusahaan semakin waspada. Beberapa peningkatan keamanan pun dilakukan seperti melakukan pemeriksaan dengan thermal gun sebelum memasuki gedung.
Juru Bicara Penanganan Korona COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan thermal gun bukan lah alat yang bisa digunakan untuk menemukan virus Korona COVID-19. Pasalnya, thermal gun hanya mengukur suhu.
"Secanggih apapun thermal gun tidak akan temukan virus, ini hanya untuk ukur suhu. Jadi bukan untuk menemukan virus," kata dia di Kantor Staff Presiden (KSP), Jakarta.

Meski demikian, dia menyebut penggunaan thermal gun juga memiliki dampak positif, yakni membuat orang lebih tenang. "Jadi lebih ketenangan, oh saya sudah diukur di sana sekian. Ya enggak apa-apa lah, jadi kita juga merasa tenang," kata dia.
"Ketika saya tanya juga ini cara pakainya gimana, dia jawab ya kalau tidak merah (demam) berarti boleh masuk," tambahnya.
Ketiga pasien itu yakni dengan kasus bernomor 6, 14, dan 19 secara nasional. Mereka akan segera dipulangkan ke kediamannya masing-masing.