WORLD Health Organization (WHO) telah memasukan virus korona atau penyakit COVID-19 sebagai pandemi, sebuah penyakit menular yang menyebar antar-orang di banyak negara pada waktu yang bersamaan.
Juru Bicara Penanganan Korona COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan statemen WHO soal pandemi, mengisyaratkan bahwa penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan negara mana saja.
"Ini ditandai dengan satu, penyakit baru yang belum diketahui karakternya. Kedua, menjangkiti banyak negara dan ada jejak epidemiologinya, jadi pasti terkait antar-satu negara dengan yang lain, ini sudah lebih dari 114 negara. Juga sudah menyebabkan kematian yang cukup banyak," kata dia di Kantor Staff Presiden (KSP), Jakarta.

Oleh karena itu, seluruh negara harus melaporkan data tersebut untuk menentukan apakah memang ini Pandemi atau bukan. "Jadi tidak ada satu negara di bumi ini yang tidak mengantisipasi, semua harus antisipasi dan berikan respons," tuturnya.
Sekadar informasi, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebutkan bahwa wabah virus korona sekarang adalah pandemi. WHO pun telah mengawasi wabah ini sepanjang hari penuh.
Karena tingginya tingkat penyebaran dan tingkat keseriusan, dan khawatir karena minimnya tindakan yang diambil. Pandemi sendiri terjadi ketika suatu penyakit menular dengan mudah menjangkiti satu orang ke orang lainnya di banyak negara pada waktu yang bersamaan.