Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mau Dapat Rp64 Juta? Jadi Kelinci Percobaan Vaksin Korona COVID-19

Pradita Ananda , Jurnalis-Rabu, 11 Maret 2020 |10:30 WIB
Mau Dapat Rp64 Juta? Jadi Kelinci Percobaan Vaksin Korona COVID-19
Ilustrasi. (Shutterstock)
A
A
A

BERBAGAI upaya untuk bisa menemukan vaksin virus korona/Coronavirus (COVID-19), tengah dilakukan oleh para peneliti dari berbagai negara. Termasuk para peneliti dari Inggris, para ahli di Queen Mary BioEnterprises Innovation Centre, Whitechapel, London.

Menariknya, para peneliti ini menggunakan cara yang cukup tak biasa. Karenanya, dalam upaya menemukan vaksin virus korona COVID-19, para ahli di Queen Mary BioEnterprises Innovation Centre, Whitechapel, London, akan menginfeksi atau mensuntikkan virus 0C43 dan 229E kepada 24 orang, 24 relawan dengan kondisi tubuh sehat.

vaksin korona

Para relawan yang rela disuntik tersebut, sebagaimana diwarta Metro, Rabu (11/3/2020) akan bisa dibayar senilai 3.500 Poundsterling atau kurang lebih Rp64juta.

Ketika dalam penelitian, para peserta atua relawan tersebut akan diisolasi selama 14 baru. Selama masa isolasi para relawan akan makan dengan program diet ketat, tidak boleh berolahraga, dan tentunya tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain.

Para relawan akan menjalani serangkaian pemeriksaan. Termasuk tes darah dan nasal swabs. Disebutkan pula, para petugas kesehatan yang bertugas menggunakan alat pelindung diri lengkap untuk mengumpulkan sampah-sampah medis, seperti tisu kotor.

The Daily Star melaporkan, dua tipe strains yang disuntikkan yakni 0C43 dan 229E, yang merupakan tipe virus korona/COVID-19 yang tidak terlalu serius. Menyebabkan gejala ringan, tidak separah yang ditimbulkan oleh COVID-19.

Para peneliti menyakini bahwa dengan eksperimen ini dapat membantu menekan wabah virus korona COVID-19, yang sejauh ini telah menelan sekitar 3.500 orang korban jiwa.

Namun, sebelum benar-benar menjalankan penelitian ini. Hvivi sebagai perusahaan pemilik laboratorium tersebut harus mendapatkan izin dari Medicines and Healthcare Products Regulatory Agency Inggris. Uji coba ini sendiri, diyakini sebagai salah satu bagian proyek bernilai USD 2 Miliar, sebagai upaya dunia untuk bisa menemukan obat virus korona COVID-19.

Jika penelitian diizinkan dilakukan dan berhasil, nantinya para pembuat alias penemu vaksin virus korona/COVID-19 akan menerima penghargaan.

Selain di Inggris, para pembuat obat lainnya juga tengah memulai studi mereka sendiri terhadap virus korona/COVID-19 ini. Contohnya para ilmuwan di Seattle, Amerika, yang tengah mencari orang-orang sehat yang mau menjadi relawan, untuk berpartisipasi dalam percobaan selama 14 bulan.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement