Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tips Jitu Cegah Virus Korona COVID-19 ala Presiden Jokowi

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 06 Maret 2020 |09:36 WIB
Tips Jitu Cegah Virus Korona COVID-19 ala Presiden Jokowi
Tips cegah korona ala Presiden Jokowi (Foto : @jokowi/Instagram)
A
A
A

Wabah virus korona (COVID-19) yang terdeteksi masuk ke Indonesia pada awal Maret 2020 membuat masyarakat menjadi ketakutan. Meski demikian Presiden Jokowi mengimbau masyarakat agar tidak takut secara berlebihan.

Hal tersebut presiden sampaikan dalam akun Instagram resminya @jokowi baru-baru ini. Hal tersebut Presiden Jokowi lakukan untuk mengingatkan masyarakat supaya tidak takut dan justru bisa lebih sadar dalam hal menjaga kebersihan.

“Tidak perlu takut secara berlebihan terhadap yang namanya virus korona. Karena virus korona dari data yang saya terima, 94 persen lebih penderitanya dapat disembuhkan,” ucap Jokowi.

Dalam video tersebut, Jokowi juga membagikan empat langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran virus korona COVID-19 di Indonesia. Adapun hal yang dilakukan adalah:

Jokowi

(Foto : @jokowi/Instagram)

1. Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun. Cuci tangan selama 20 detik.

2. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut karena telapak tangan tentu akan menyentuh berbagai macam benda dan rentan terkena virus.

Kalau telapak tangan sudah terkena virus maka virus tersebut dapat dengan mudah masuk ke tubuh manusia melalui mata, hidung dan mulut. (video cegah korona ala Presiden Jokowi ada di halaman selanjutnya)

3. Jaga jarak dengan siapapun yang batuk dan bersin. Karena virus korona dapat menyebar melalui tetesan cairan yang keluar saat batuk atau bersin.

4. Gunakan masker saat sakit agar tidak menular kepada yang lain.

Pada akhir video Jokowi kembali mengingatkan bahwa empat cara sederhana yang mudah dilakukan ini bisa mengantisipasi penyebaran virus korona COVID-19. Jokowi juga mengimbau masyarakat untuk tidak gampang terhasut hoax dan berita yang tidak jelas kebenarannya.

“Jadi sebetulnya, musuh terbesar kita saat ini adalah bukan virus itu sendiri, tapi rasa cemas, rasa panik, rasa ketakutan dan berita-berita hoax serta rumor. Kita sebenarnya harus yakin dengan fakta, informasi, solidaritas bersama dan gotong-royong,” tuntasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement