Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rambut Keriting Tidak Boleh Sering Pakai Sampo Loh!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 06 Maret 2020 |23:23 WIB
Rambut Keriting Tidak Boleh Sering Pakai Sampo <i>Loh</i>!
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PUNYA rambut keriting? Jangan malu, rambut keriting malah keren loh. Buktinya, banyak perempuan yang ingin memiliki rambut keriting dan memutuskan mengkriting rambut lurunya.

Memang, punya rambut keriting lebih sulit ketimbang rambut lurus. Salah-salah, rambut keriting kamu malah jadi kusut. Oleh karena itu jangan gunakan treatment untuk rambut lurus.

Nah, dilansir dari GQ, memiliki rambut keriting, berarti memiliki caranya sendiri dalam merawatnya. Ada 3 hal yang perlu diperhatikan bagi si pemilik rambut keriting.

Durasi Penggunaan Sampo

Pemilik rambut keriting, Anda pasti sudah paham jika rambut Anda mudah kering. Yang perlu diperhatikan adalah durasi menggunakan sampo. Semakin sering, maka kelembaban rambut pun hilang. Rambut keriting mengembang pun menjadi masalah yang tak pernah teratasi.

Rambut keriting mengembang pun menjadi masalah yang tak pernah teratasi.

Jangan Lupa Pakai Kondisioner

Selain jangan terlalu sering keramas, penggunaan kondisioner juga akan membantu menjaga kelembaban rambut keriting. Namun, penggunaan kondisioner ini juga jangan terlalu sering. Seminggu dua kalu sudah cukup.

Pakai Peralatan Khusus Rambut Keriting

Mereka yang berambut keriting, kebanyakan masih kurang sadar untuk merawat rambutnya tersebut. Jangan pernah pakai sisir untuk rambut lurus. Tidak mau kan rambut Anda malah kusut dan mengembang berlebihan. Bahkan, dampak yang lebih parahnya adalah kerontokan parah. Ujung-ujungnya botak permanen!

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement