Seluruh ABK terpantau dalam kondisi sehat, sambung Yuri, seluruhnya terpantau dapat melaksanakan aktivitas harian dengan baik, seperti olahraga, ibadah, makan dan minum. Tidak ada yang mengeluh sakit, demam, batuk, pilek, dan sesak napas.
Selain melakukan observasi ABK terhadap kemungkinan infeksi COVID-19, juga dilakukan surveilans penyakit potensial KLB lainnya seperti Diare, DBD, Hepatitis Klinis, Chikungunya, dan Leptospirosis. Faktor keamanan pangan di kawasan observasi, khususnya di Ring 1 juga diawasi ketat.
"Sampai saat ini tidak dilaporkan adanya kasus penyakit potensial KLB tersebut," kata Yuri.
(Dewi Kurniasari)