Sebab, sambung Nidom, efek yang ditimbulkan hampir sama yaitu kerusakan pada paru-paru. Namun jika mencoba menguji secara langsung dengan virus korona masih belum dilakukan.
"Jadi ini analogi yang bisa dianggap kebenarannya sama. Jadi flu burung lebih berat dari korona virus. Jadi flu burung bisa, Insya Allah korona bisa," paparnya.
Nidom menambahkan, dengan adanya formulasi tersebut maka masyarakat tidak perlu terlalu khawatir dengan virus korona di Indonesia. Sebab masyarakat bisa menangkalnya dengan cara minum jahe, kunyit, temulawak dan kayu manis (empon-empon).
"Efek flu burung lebih berat. Masyarakat bisa minum kopi dicampur jahe, tidak harus diminum semua empon-empon itu. Kita tidak peduli dengan virus korona, yang terpenting tubuh kita bisa mengantisipasi," tandasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.