3. Blueberry
Bukan hanya blueberry, tapi juga stroberi dan buah beri lainnya. Menurut sebuah penelitian tahun 2013, wanita berusia 25 sampai 42 tahun yang makan lebih dari tiga porsi blueberry dan stroberi selama seminggu memiliki risiko serangan jantung 32% lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang makan lebih sedikit.
Penulis penelitian ini menghubungkan manfaat yang dikenal dengan anthocyanin (pemberi warna merah dan biru pada tanaman), flavonoid (antioksidan) yang dapat menurunkan tekanan darah dan melebarkan pembuluh darah.

4. Kedelai
Mengonsumsi kedelai, termasuk tahu dan susu kedelai merupakan cara yang baik untuk menambahkan protein ke makanan Anda tanpa lemak dan kolesterol jahat. Produk kedelai mengandung lemak polyunsaturated tinggi yang baik untuk kesehatan Anda, serat, vitamin, dan mineral. Apalagi kedelai dapat mengurangi tekanan darah pada orang yang sering mengonsumsi makanan olahan karbohidrat. Dan jika dibandingkan dengan susu atau protein lainnya, protein kedelai justru bisa menurunkan kolesterol jahat.
5. Kentang
Anda tidak perlu menghindari kentang hanya karena terlihat seperti pati yang tidak sehat. Selama tidak digoreng, kentang akan baik untuk jantung Anda. Mereka kaya akan potassium yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Dan seratnya tinggi dapat menurunkan risiko penyakit jantung.
"Kentangnya yang jelas bukan masakan siap atau olahan karbohidrat," kata Graf.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.