SEBANYAK tiga Warga Negara Indonesia (WNI) positif COVID-19 di kapal pesiar Diamond Princess, yang bersandar di Yokohama, Jepang. Pemerintah tidak mau gegabah mengambil keputusan untuk menjemput mereka.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Achmad Yurianto mengatakan, pemantauan terhadap tiga WNI positif COVID-19, berdasarkan informasi akurat yang didapat dari pemerintah Jepang, melalui KBRI. Kondisi mereka kini dalam keadaan baik.

“Kenapa Diamond Princess agak berbeda dan kenapa Menteri Kesehatan memberikan saran ke Menteri Luar Negeri, untuk tidak buru-buru menjemput mereka? Karena harus ada kajian lebih dalam lagi, menjelang hari ke-14 ada yang positif ini yang harus dilakukan," terang Yuri saat diwawancarai Okezone, Rabu (19/2/2020).
Seperti diketahui, beberapa negara lain seperti Singapura dan Hong Kong, telah melakukan tindakan untuk menyelamatkan seluruh penumpang yang berada di kapal pesiar Diamond Princess. Mereka telah mengirimkan tim medis khusus yang menghitung jumlah warga negara mereka.
Yuri mengungkapkan bahwa negara lain memang sudah mengambil sejumlah tindakan, terhadap warga negara yang masih dikarantina di Diamond Princess. Ia mencontohkan, bahwa Singapura dan Hongkong telah mengirim tim medis untuk menghitung warga mereka.
Untuk saat ini, kata Yuri, Indonesia masih belum memiliki konsep untuk memulangkan para WNI dalam kapal pesiar Diamond Princess. Pemerintah Indonesia, sepenuhnya mengikuti keputusan dari pemerintah Jepang. Jika WNI diperbolehkan semakin cepat pulang, semakin baik.
"Tapi tidak hanya itu, mereka pulang dalam keadaan baik, baik untuk dia dan baik untuk keluarganya, bukan memindahkan sumber penyakit. Kami tidak boleh emosional," tuntasnya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.