Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Brugada Syndrome, Kelainan Irama Jantung yang Sebabkan Kematian

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Selasa, 18 Februari 2020 |20:44 WIB
Mengenal <i>Brugada Syndrome</i>, Kelainan Irama Jantung yang Sebabkan Kematian
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Vito mengatakan, penyakit-penyakit jantung tersebut tidak didapati penyakit yang menjadi faktor risiko atau gejala-gejala penyakit jantung koroner seperti yang disebut di atas. Orang tersebut juga umumnya dalam kondisi relatif sehat atau bahkan terjadi pada seorang atlet.

"Namanya brugada syndrome, dan hanya bisa diketahui melalui pemeriksaan EKG (elektrokardiogram)," kata Dokter Vito seperti dikutiip dari situs doktervito.com.

"Inilah pentingnya melakukan skrining kesehatan jantung sehingga kelainan jantung dapat dideteksi sejak dini. Pasalnya, orang yang punya gangguan irama jantung bawaan bisa meninggal mendadak saat tidur," tambah dia.

Menurutnya, seseorang bisa saja tiba-tiba mengalami henti jantung dengan kejadian yang relatif singkat. Kasus henti jantung ini biasanya terjadi saat aktivitas fisik atau sedang tertidur pulas, tergantung dengan jenis kelainan jantung yang dimilikinya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement