Wabah virus korona Wuhan (Coronavirus/2019-nCoV) yang telah menyebar ke berbagai negara di belahan dunia telah menyebabkan kegemparan di masyarakat, termasuk Indonesia. Sayangnya, masyarakat Indonesia masih belum paham mengenai karakter dan sifat dari virus korona tersebut.
Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Dr. dr. Erlina Burhan, Msc, SP.P(K) mengatakan bahwa virus korona yang menyerang Wuhan dan beberapa negara lain di luar China memiliki kelemahan. Alhasil virus tersebut akan sedikit sulit untuk menyebar di Indonesia.
“Virus ini tidak tahan dengan sinar ultraviolet dan hidup di suhu yang rendah dan kelembapan yang tinggi. Alhasil kondisi di Indonesia memang kurang bagus bagi tempat berkembangbiaknya virus korona,” terang dr. Erlina kepada Okezone beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut dr. Erlina juga mengatakan masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir terlalu berlebihan. Pasalnya terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi supaya virus korona dapat hidup dan berkembangbiak dalam tumbuh manusia yang terinfeksi.
“Virus harus mendapatkan reseptor untuk bisa lengket, menempel dan berkembang biak. Kalau tidak ada reseptor maka mereka akan mati. Reseptor itu terdapat di saluran napas dan saluran cerna manusia,” lanjutnya.