VIRUS korona (coronavirus/2019-nCoV) disebut dapat menular antarmanusia. Salah satu penularannya bisa lewat droplet (cairan air liur).
Untuk kasus Warga Negara Indonesia (WNI) di Singapura yang tertular virus korona, membuktikan bahwa penularan virus korona antarmanusia itu ada. Sebab WNI berusia 44 tahun itu tidak punya riwayat melakukan perjalanan ke China.
Orang Indonesia pertama yang tertular virus korona itu menjadi pekerja asing di rumah seorang warga Singapura. Sang majikan, sebelumnya sudah dinyatakan terinfeksi virus korona. Lalu ia melakukan kontak fisik dengan sang WNI, dari situlah virus dapat berpindah.
Kepala Pusat Litbangkes Kementerian Kesehatan RI Dr dr Viv iSetiawaty, MBiomed, menegaskan, karena bukti penularan virus korona antarmanusia itu ada, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Kewaspadaan harus ditingkatkan, karena virus korona baru ini benar dapat menular antarmanusia.Salah satunya dengan sentuhan langsung," terangnya saat ditemui di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/2/2020).