Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Thermal Gun Bukan Alat Deteksi Virus Korona Wuhan

Ummu Hani , Jurnalis-Rabu, 05 Februari 2020 |16:51 WIB
Thermal Gun Bukan Alat Deteksi Virus Korona Wuhan
Ilustrasi. (Kementerian Kesehatan)
A
A
A

Kepala Pusat Litbangkes Kementerian Kesehatan RI Dr dr Vivi Setiawaty, MBiomed, menegaskan, thermal gun hanya bekerja sebagai pendeteksi suhu panas tubuh. Alat ini tidak bisa mendeteksi perkembangan virus korona yang tersebar di tubuh manusia.

"(Thermal gun) hanya bisa melihat peningkatan suhu tubuh. Apakah peningkatan karena infeksi virus harus dicek lebih lanjut, kita tidak bisa memastikan," ucapnya.

Jika seseorang mengalami suhu tubuh yang tinggi, sambung Vivi, bisa jadi menandakan adanya salah satu gejala virus korona. Sementara itu, manusia bisa dikatakan demam ketika suhu tubuhnya sudah melewati rata-rata suhu tubuh normal yaitu 37,5 derajat Celcius.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement