MESKIPUN ada thermal scanner disiapkan di bandara dan pelabuhan, rupanya masih terdapat kesulitan dalam memantau gejala virus korona. Sebabnya, masa inkubasi gejala dari virus korona tersebut punya rentang waktu 7 sampai 14 hari.
Dijelaskan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto, dalam menanggapi penyebaran virus korona, pemerintah sudah melakukan simulasi dari jauh-jauh hari. Termasuk melakukan pendeteksian di 135 pintu masuk darat, laut dan udara dengan thermal scanner.
"Kita pasang 195 thermal scanner dan kesiapan 24 jam semua aparat Kemenkes untuk menyikapi ini. Kalau ada (yang terjangkit) nanti kita tangani, kita isolasi. Kemudian sembuh dan melewati masa inkubasi," ucap Menkes Terawan di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Selain itu, Menkes Terawan setiap hari selalu memantau dan mengecek perkembangan virus korona. Dia berupaya agar penyebaran virus korona tidak sampai ke Indonesia.
"Kita semua sudah siap, saya sebagai menteri kesehatan juga sudah siap. Semua masih aman dan kita doakan, orang boleh masuk, tapi penyakitnya jangan," terangnya.
Tapi, meskipun thermal scanner sudah dipasang di setiap pintu masuk bandara, bukan berarti kemungkinan untuk virus korona tersebut masuk adalah 0 persen. Pasalnya, bisa jadi orang pembawa virus tersebut belum melewati masa inkubasi.