Es kopi susu kian mendominasi industri kuliner Nusantara. Bahkan, sejak beberapa tahun terakhir, kedai kopi maupun coffee shop berkonsep specialty coffee turut meluncurkan produk es kopi susu dengan harga bersaing. Fenomena ini kemudian memunculkan sebuah pertanyaan menggelitik. Mengapa produk olahan kopi ini begitu mudah disukai masyarakat Indonesia dibandingkan teh?
Menurut Tea Master Ratna Somantri, hal tersebut tidak terlepas dari mindset atau pola pikir masyarakat yang selama ini menganggap bahwa teh merupakan produk minuman 'murahan'.
Padahal, Indonesia menduduki peringkat ke-8 sebagai penghasil teh terbesar di dunia. Seharusnya, kita memiliki produk teh berkualitas yang mampu bersaing dengan olahan teh dari berbagai negara, terutama Jepang yang dikenal lewat olahan teh hijau dan matcha-nya.

"Teh itu kalah pamor dengan kopi karena di Indonesia, teh diintepretasika sebagai sesuatu yang murah. Alhasil, market yang dibentuk adalah market yang mass produk. Karena produksinya secara besar-besaran, jadi tidak bisa dijual mahal. Akhirnya produk teh yang kita miliki itu-itu saja," terang Ratna Somantri saat ditemui Okezone di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).