Menanggapi hal itu, Risma berpesan agar Kemen PPPA, sebagai pemerintah pusat, bisa mendorong pimpinan daerah untuk lebih memberikan pendampingan dan pelatihan ketimbang bantuan segar, contohnya berupa uang untuk modal usaha.
"Kemen PPPA harus bisa mendorong para pimpinan daerah untuk memberikan pelatihan keterampilan dan pendampingan bagi masyarakat, khususnya perempuan, namun memang harus ada konsistensi dari pendampingan tersebut," kata Risma.
"Sebisa mungkin jangan berikan mereka modal bantuan berupa uang, mereka harus jadi pejuang dan petarung yang tangguh. Kita harus bangkitkan semangat mereka. Biasakan mereka untuk memberi daripada menerima," tambahnya.
Selain Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda, Pemkot Surabaya juga mengembangkan Kader Bumantik (Ibu Pemantau Jentik), Wamantik (Siswa Pemantau Jentik), dan Kader Lingkungan. Kader Lingkungan adalah edukasi bagi masyarakat dalam pengolahan sampah.