Ada banyak tempat yang dinilai Ganjar memiliki potensi untuk menjual kesunyian. Salah satunya terletak di dekat kawasan objek wisata Bukit Cinta. Di tempat ini terdapat sebuah perkampungan kecil dengan segudang pemandangan alam yang spektakuler.
Lokasinya memang cukup sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat maupun sepeda motor. Bahkan, satu-satunya cara menuju tempat ini adalah menggunakan sepeda atau berjalan kaki.
"Mereka bilang di sana pemandangannya wow, ada lereng, ngarai, hutan, dan ada kampung kecil, bagus, bersih dan isinya bule semua," ungkap Ganjar.

Gubernur Provinsi Jawa Tengah dua periode itu pun menegaskan bahwa menjual kesunyian merupakan bagian diferensiasi wisata, sehingga tidak bisa dipandang sebelah mata. Konsep wisata seperti ini memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian wisatawan.
"Sensasinya memang berbeda. Saya pernah datang ke suatu desa, ada penjual makanan. Dia masak pakai kayu, yang pawonnya penuh asap. Masakannya juga tidak pakai micin. Terus kemudian bahan makanannya mereka ambil dari kebun di sekitar. Pedesnya minta ampun, terus di makan pakai nasi jagung, kemudian saat lagi makan kabutnya lewat cess. Nah, itulah yang namanya potensi wisata kesunyian," beber Ganjar.